Rabu, 07 Juni 2017

Ketika hati telah tersakiti bukan berarti ia mati rasa 
Terkadang ia bisa semakin kuat 
Terkadabg ia juga bisa hancur lebur 
Tergantung akan pemiliknya dalam menyikapi 
Tergantung lingkungan pemiliknya dalam melindungi atau bahkan malah menjerumuskan sang pemilik hati 
Ketika sang pemilik lebih memilih mengikuti alur kesakitan hati. Hati akan semakin hancur tak terkendali . Ia akan semakin merasakan pedih yang mendalam . Ia akan merasakan sakit yang terlalu dalam . Bahkan meski ia memiliki sedikit kebahagiaan pun ia akan tetap merasakan kesakitan itu . Bukan berarti hati lebih memilih rasa sakit . Bukan . Tapi hati lebih rapuh ketika sang pemilik lebih mengikuti rasa sakit yang ada . Dan sebaliknya . Ketika sang pemilik lebih memilih merasakan hal positif dari rasa sakit yang ia terima . Hati akan semakin kuat menerima . Hati akan semakin kuat semakin tangguh dalam segala hal meskipun itut sakit . Ia tidak akan mudah digoyahkan . Meski rasa sakit yang sebenarnya ia rasa semakin dalam . Ia hanya akan menerima kebahagiaan . Ia akan tetap memandang rasa sakit itu sebagai suatu kebahagiaan tersendiri . Semakin sakit . Semakin ia merasakan nikmat tuhan yang di berikan . Karena pada dasarnya rasa sakit hati ataupun kegundahan yang di rasakan oleh hati adalah sebagian pelajaran dari tuhan agar sang pemilik lebih kuat dan tegar dalam segala hal. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar